Kamis, 19 November 2015

Dampak internet bagi perkembangan anak


   Dunia anak adalah dunia yang paling menyenangkan. Hampir setiap orangtua selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka, terutama kala mereka masih kanak-kanak karena masa anak-anak adalah masa yang paling menentukan dalam proses pertumbuhan psikolo­gis mereka di masa mendatang. Dengan memberikan pendidikan yang tepat kepada anak maka akan dapat diperoleh landasan yang kuat bagi masa depan anak-anak itu.Media informasi internet merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi yang tepat untuk menetapkan pendidikan yang sesuai bagi anak. 
   Dalam mengenalkan internet pada anak hendaknya disesuaikan dengan usia anak tersebut, sehingga dalam menggunakan internet anak tidak akan melenceng dari ketentuan yang seharusnya dipatuhi.

*Dampak Positif dari Penggunaan Internet bagi Perkembangan Anak :

1.surat menyurat (e-mail), fasilitas ini sudah sering kali kita dengar karena dengan fasilitas ini tidak hanya untuk saling mengirim pesan yang pnjang tapi juga dapat digunakan untuk mengirim tugas dalam proses belajar

2.mengobrol (chatting), fasilitas ini memungkinkan seseorang untuk saling berkomunikasi satu sama lainnya, dan bisa menambah teman dari berbagai belahan dunia,

3.mengambil/mengirim informasi,berbagai informasi mengenai apapun dapt diperoleh melalui internet, selain itu kita pun dapat turut andil dengan mengirimkan (upload) informasi-informasi penting yang kita ketahui,

4.mendapatkan hiburan, tidak hanya bagi orang dewasa, namun siswa sekolah dasarpun telah mengenal dan memanfaatkannya meski seringkali hanya untuk mendapatkan kesenangan,

5.Internet juga dapat dimanfaatkan untuk memupuk semangat belajar secara mandiri pada anak, misalnya dengan memanfaatkan software yang menarik untuk menggugah minat anak belajar. Isi atau materi pelajaran yang menarik diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang penuh dengan kegembiraan. Sekaligus menghindarkan anak dari rasa tertekan saat belajar karena menganggap pelajaran sulit dan menakutkan, dan sebagainya.

*Dampak negatif internet bagi perkembangan anak

1.Situs porno, Untuk mengakses situs web porno pun tidaklah sulit. Bahkan tanpa diundang, situs seperti itu bisa saja muncul tiba-tiba baik melalui e-mail maupun layar pop-up. Seorang anak yang sudah kecanduan pornografi Internet akan sulit menghentikan kebiasaannya sehingga dia akan melakukan hal tersebut berulang kali.

2.Pemangsa seksual, Internet juga sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui anak-anak.  Bila tidak berhati-hati, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mencuri identitas pribadi yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan.


3.kencaduan internet,  Ciri-ciri seorang anak yang sudah kecanduan Internet umumnya adalah akan marah bila Anda membatasi untuk menggunakan Internet. Dia juga cenderung enggan berkomunikasi dengan orang lain dan bersifat tertutup atau hanya mau berteman dengan orang tertentu saja.

4.perkembangan kognitif, Konsekuensi internet di hadapan anak adalah bahwa mereka belum mampu membedakan antara mana yang benar-benar ada dan mana yang tidak nyata, dan mereka belum mampu untuk menguji realitas di dunia maya.

5.Perkembangan sosial, ada kekhawatiran serius mengenai perkembangan konten yang cenderung tidak pantas, seperti kekerasan, kebohongan, kebencian, info sampah, pornografi, dan sejenisnya.
Internet telah memberikan sebuah fasilitas mudah dalam mendapatkan berbagai informasi. 

NAMA     : FIRMANSYAH
KELAS    : 2 PA 13
NPM        : 14514296


Kamis, 22 Oktober 2015

PSIKOLOGI DAN TEKNOLOGI INTERNET

KAITAN PSIKOLOGI DAN INTERNET

Internet adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia

#Dampak positif  dan negative internet terhadap psikologi/psikis seseorang
-dampak positif
1.menambah wawasan dan pengetahuan
2.komunikasi menjadi lebih cepat
3.mudahnya belajar di internet
4.internet sebagai wahana hibura
-dampak negative
1. Menjadi sumber pencucian otak
2. cyber bullying
3. Mengubah perspektif seseorang
4. kesalahan informasi/propaganda

Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa dampak internet terhadap psikologi ada yang negative dan positif. Tetapi, kita bisa memilih yang bagus bagi psikologi kita.

Nama : Firmansyah
Kelas  : 2 PA 13
NPM :14514296

Jumat, 19 Juni 2015

Tugas SOFTSKILL (Analisis Artikel)

Nama : Firmansyah
Kelas  : 1PA10


Analisis 3 Artikel : 




Ibu Bekerja & Dampaknya bagi Perkembangan Anak

Salah satu dampak krisis moneter adalah bertambahnya kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi karena semakin mahalnya harga-harga. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut salah satu caranya adalah menambah penghasilan keluarga...akhirnya kalau biasanya hanya ayah yang bekerja sekarang ibupun ikut bekerja.

Ibu yang ikut bekerja mempunyai banyak pilihan. Ada ibu yang memilih bekerja di rumah dan ada ibu yang memilih bekerja di luar rumah. Jika ibu memilih bekerja di luar rumah maka ibu harus pandai-pandai mengatur waktu untuk keluarga karena pada hakekatnya seorang ibu mempunyai tugas utama yaitu mengatur urusan rumah tangga termasuk mengawasi, mengatur dan membimbing anak-anak. Apalagi jika ibu mempunyai anak yang masih kecil atau balita maka seorang ibu harus tahu betul bagaimana mengatur waktu dengan bijaksana. Seorang anak usia 0-5 tahun masih sangat tergantung dengan ibunya. Karena anak usia 0-5 tahun belum dapat melakukan tugas pribadinya seperti makan, mandi, belajar, dan sebagainya. Mereka masih perlu bantuan dari orang tua dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Bila anak itu dititipkan pada seorang pembantu maka orang tua atau khususnya ibu harus tahu betul bahwa pembantu tersebut mampu membimbing dan membantu anak-anak dalam melakukan pekerjaannya. Kalau pembantu ternyata tidak dapat melakukannya maka anak-anak yang akan menderita kerugian.

Pembentukan kepribadian seorang anak dimulai ketika anak berusia 0-5 tahun. Anak akan belajar dari orang-orang dan lingkungan sekitarnya tentang hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya. Anak yang berada di lingkungan orang-orang yang sering marah, memukul, dan melakukan tindakan kekerasan lainnya, anak tersebut juga akan bertumbuh menjadi pribadi yang keras. Untuk itu ibu atau orang tua harus bijaksana dalam menitipkan anak sewaktu orang tua bekerja.

Kadang-kadang hanya karena lingkungan yang kurang mendukung sewaktu anak masih kecil akan mengakibatkan dampak yang negatif bagi pertumbuhan kepribadian anak pada usia selanjutnya. Seperti kasus-kasus kenakalan remaja, keterlibatan anak dalam dunia narkoba, dan sebagainya bisa jadi karena pembentukan kepribadian di masa kanak-kanak yang tidak terbentuk dengan baik.

Untuk itu maka ibu yang bekerja di luar rumah harus bijaksana mengatur waktu. Bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga memang sangat mulia, tetapi tetap harus diingat bahwa tugas utama seorang ibu adalah mengatur rumah tangga. Ibu yang harus berangkat bekerja pagi hari dan pulang pada sore hari tetap harus meluangkan waktu untuk berkomunikasi, bercanda, memeriksa tugas-tugas sekolahnya meskipun ibu sangat capek setelah seharian bekerja di luar rumah. Tetapi pengorbanan tersebut akan menjadi suatu kebahagiaan jika melihat anak-anaknya bertumbuh menjadi pribadi yang kuat dan stabil.

Sedangkan untuk ibu yang bekerja di dalam rumahpun tetap harus mampu mengatur waktu dengan bijaksana.

Tetapi tugas tersebut tentunya bukan hanya tugas ibu saja tetapi ayah juga harus ikut menolong ibu untuk melakukan tugas-tugas rumah tangga sehingga keutuhan dan keharmonisan rumah tanggapun akan tetap terjaga dengan baik








Pengaruh Musik pada Anak

Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur, bukan nada-nada "miring". Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibanding dengan anak yang jarang mendengarkan musik.

Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidik mengatakan, "Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia".

Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80 % dengan musik.

"Musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Musik memiliki 3 bagian penting yaitu beat, ritme, dan harmony", demikian kata Ev. Andreas Christanday dalam suatu ceramah musik. "Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmony mempengaruhi roh". Contoh paling nyata bahwa beat sangat mempengaruhi tubuh adalah dalam konser musik rock. Bisa dipastikan tidak ada penonton maupun pemain dalam konser musik rock yang tubuhnya tidak bergerak. Semuanya bergoyang dengan dahsyat, bahkan cenderung lepas kontrol. Kita masih ingat dengan "head banger", suatu gerakan memutar-mutar kepala mengikuti irama music rock yang kencang. Dan tubuh itu mengikutinya seakan tanpa rasa lelah. Jika hati kita sedang susah, cobalah mendengarkan musik yang indah, yang memiliki irama (ritme) yang teratur. Perasaan kita akan lebih enak dan enteng. Bahkan di luar negeri, pihak rumah sakit banyak memperdengarkan lagu-lagu indah untuk membantu penyembuhan para pasiennya. Itu suatu bukti, bahwa ritme sangat mempengaruhi jiwa manusia. Sedangkan harmony sangat mempengaruhi roh. Jika kita menonton film horor, selalu terdengar harmony (melodi) yang menyayat hati, yang membuat bulu kuduk kita berdiri. Dalam ritual-ritual keagamaan juga banyak digunakan harmony yang membawa roh manusia masuk ke dalam alam penyembahan. Di dalam meditasi, manusia mendengar harmony dari suara-suara alam disekelilingnya. "Musik yang baik bagi kehidupan manusia adalah musik yang seimbang antara beat, ritme, dan harmony", ujar Ev. Andreas Christanday.

Seorang ahli biofisika telah melakukan suatu percobaan tentang pengaruh musik bagi kehidupan makhluk hidup. Dua tanaman dari jenis dan umur yang sama diletakkan pada tempat yang berbeda. Yang satu diletakkan dekat dengan pengeras suara (speaker) yang menyajikan lagu-lagu slow rock dan heavy rock, sedangkan tanaman yang lain diletakkan dekat dengan speaker yang memperdengarkan lagu-lagu yang indah dan berirama teratur. Dalam beberapa hari terjadi perbedaan yang sangat mencolok. Tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu rock menjadi layu dan mati, sedangkan tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu indah tumbuh segar dan berbunga. Suatu bukti nyata bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup.

Alam semesta tercipta dengan musik alam yang sangat indah. Gemuruh ombak di laut, deru angin di gunung, dan rintik hujan merupakan musik alam yang sangat indah. Dan sudah terbukti, bagaimana pengaruh musik alam itu bagi kehidupan manusia.

Wulaningrum Wibisono, S.Psi mengatakan, "Jikalau Anda merasakan hari ini begitu berat, coba periksa lagi hidup Anda pada hari ini. Jangan-jangan Anda belum mendengarkan musik dan bernyanyi".


MAKANAN FAVORIT MENENTUKAN KEPRIBADIAN

Banyak cara menilai kepribadian seseorang. Bila kamu masih dalam tahap "PeDeKaTe", ada baiknya mengetahui apa makanan kesukaan calon pacar. Dari situ, kamu bisa mengetahui bagaimana sifat dia yang sesungguhnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan Baxters terhadap orang Inggris dan Skotlandia, belum lama ini, diketahui bahwa orang yang gemar makan wortel umumnya memiliki sifat pengasih dan berpikiran luas. Sayang, orang yang suka mengkonsumsi sayuran jenis ini, kemudian juga diketahui memiliki sikap ekstrovert dan bergaya bossy.

Bila dia gemar sekali memakan ayam goreng, ayam kuah opor dan berbagai masakan dari ayam, maka dia adalah tipe orang yang selalu bersikap realistis dan apa adanya. Dia cenderung berpikir logis dan jarang melibatkan perasaan dalam melihat suatu perkara.

Anda boleh merasa senang bila dia ternyata gemar sekali makan jamur, apapun jenisnya. Orang macam ini, kata survei itu, tergolong memiliki tingkat kesetiaan yang tinggi. Buktinya, 92% orang Inggris dan Skotlandia yang hoobi mengkonsumsi jamur memang terbukti setia.

Apabila dia gemar sekali makan mie, instant maupun olahan, terutama mie rasa ayam, maka dia termasuk orang yang independen. Bisa jadi demikian, faktanya, sebagian besar anak kost, terutama mahasiswa, ternyata doyan makan mie. Orang yang suka makan minestrone, sejenis sup yang disertai mie kecil-kecil, katanya sangat perfeksionis.

Sedangkan orang yang suka sekali akan tomat, katanya mempunyai sifat pemberani dan semangat tinggi. Namun sebagian lagi berpendapat bahwa orang yang gemar makan sup tomat ternyata mudah tergoda rayuan. Coba ingat-ingat, dia suka makan apa, ya?

Analisis mengapa hal tersebut menjadi kreatif bagi kelompok anda :
1.     Analisa dampak prospek jangka panjang nya apakah akan terus bisa berkembang
2.     Tantangan apa yang akan di hadapi terhadap produk/jasa

1.     Menjadi kreatif karna judulnya yang menarik untuk di analisa, dampak prospek jangka panjang nya... Jika ibu yang terlalu sibuk dengan pekerjaan nya yang di luar dan tidak memperdulikan anak atau kurang perhatian terhadap anak nya akan menyebabkan si anak yang melakukan tindakan kekerasan karna terpengaruh oleh lingkungan sekitar karna tidak adanya bimbingan dr si orang tua terhadap anak.
2.     Tantangan nya : si ibu harus pintar2 membagi waktu untuk anak dan juga suaminya agar anak2 dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang kuat dan stabil.

Analisa ke 2:
1.     Musik sangat berperan dan berpengaruh penting terhadap perkembangan otak anak terutama dalam iq dan eq anak. Dimulai dari usia dini sampai remaja dan mendengarkan musik sampai usia 4 tahun dapat menyebabkan otak mengembang hingga 80%
2.     Tidak semua genre musik dapat berpengaruh terhadap perkembangan otak. Hanya musik klasik saja yang berpengaruh besar.

Analisis ke 3:
1.     Misalnya seseorang tesebut sangat menggemari misal “ ayam goreng” tipe orang yang selalu bersikap realistis dan apa adanya. Jika kita mengetahui apa makanan favorit seseorang kita bisa mengetahui kepribadian orang tersebut.
2.     Tapi tidak semua jenis makanan yang dapat berpengaruh terhada kepribadian seseorang. Hanya makanan tertentu yang dapat mengetahui jenis kepribadian seseorang.


Jumat, 08 Mei 2015

SOFTSKILL (Analisis Film)

Nama   : Firmansyah
Kelas   : 1PA10
        Menurut hasil pengamatan kami setelah menonton film "Next World : Future Life on Earth” ada tiga penemuan yang menarik perhatian.. Tiga penemuaan ini mungkin sangat membantu bagi Negara kita jika diterapkan oleh pemerintah. Karena dari penemuaan ini banyak terkandung nilai positif bagi kemajuan Negara kita. Diantaranya sebagai berikut :

  •  Floating cities

Floating cities adalah penemuan di mana perumahan warga yang di modifikasi agar terhindar dari bencana air bah atau banjir. Keunggulan utama dari penemuan ini adalah jika musim hujan dan banjirdatang secara tiba-tiba maka dengan sendirinya rumah akan terangkat sesuai dengan volume air yang datang. Jadi, jika di terapkan di Indonesia khusunya daerah-daerah rawan banjir seperti Jakarta tidak perlu cemasdan khawatir lagi. Ini juga dapat membantu pemerintah dalam mengurangi pengeluaran khas daerah yang biasanya digunakan untuk korban-korban banjir. Selain itu floating cities juga mengurangi angka kematian akibat bencana banjir.

  •   Sling short.

          Sling short adalah system penyaringan air dengan alat teknologi yang lebih modern. Pada alat ini air yang sudah tercemar bisa di olah kembali menjadi air yang jernih dan bersih serta dapat di minum. Menurut kami jika penemuan ini di kembangkan dan diterapkan pada Negara kita, maka kita tidak akan lagi kekurangan air bersih. Indonesia salah satu Negara yang masih memiliki masalah tentang air bersih. Seperti halnya di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Penduduk- penduduk dipedalaman Kalimantan, Maluku , NTT, NTB dan masih banyak lagi, sangat memerlukan air bersih untuk berlangsung nya kehidupan yang layak. Setiap hari nya mereka harus berjalan berpuluh-puluh kilometer untuk mendapatkan air bersih. Dengan penemuan ini masyarakat pedalaman tidak perlu takut lagi kekurangan air bersih. Karena keunggulan pada penemuan ini air yang terkandung dalam lumpur pun dapat di saring menjadi air yang bersih serta bening. Menurut film tersebut di masa yang akan datang bukan minyak bumi yang akan mahal di dunia secara global nanti nya namun, air bersih lah yang akan sangat mahal.

  •   Foot power

Foot power adalah pengambilan energy listrik dari setiap pijakan kaki orang di tempat umum. Pengambilan energy listrik ini di ambil pada saat siang dan digunakan pada malam hari. Menurut kelompok kami sisi positif yang dapat diambil dan di kembang kan pada bangsa Indonesia pada sisi positifnya adalah dengan menggunakan penemuan ini kita dapat menghemat energy. Di era global ini untuk kebutuhan energy kita sangat terbatas apalagi masih banyak terdapat daerah-daerah di pedalaman bangsa ini, yang sama sekali belum mendapatkan listrik. Dengan adanya penemuan ini pemerintah dapat memberikan energy yang merata kepada daerah yang sama sekali tidak mendapat kan listrik. Jika hal ini di kembangkan pada bangsa ini maka penghematan listrik dapat digunakan untuk keperluan lainnya.
          Dari ketiga penemuan diatas menurut kelompok kami yang sangat berfungsi besar untuk Negara kita adalah Sling Short. Karena keunggulan pada penemuan ini dapat merubah air yang tercemar menjadi air yang dapat digunakan untuk keberlangsungan hidup. Bahkan air yang terkandung dalam lumpur pun dapat di saring menjadi air yang bersih serta bening. Menurut film tersebut di masa yang akan datang bukan minyak bumi yang akan mahal di dunia secara global nantinya namun, air bersihlah yang akan sangat mahal.


SOFTSKILL ( Pembuatan Produk )


  • Produk : SPA TRANQUILITY
  • Person :
1.  Yang terlibat dalam karya ini, Team Kreatif :
- Fadly Aryana
- Firmansyah
- Mardiyah Permata Utami
- Meira Handayani
- Nadia Fildzah Syarafina

2. Yang mendukung keberhasilan penciptaan karya :
- Orang Tua
- Walikota
- BPOM
- Masyarakat
- Teman Sekelas

3.  Peran mereka :
- Orang Tua : Memberikan do’a dan restu
- Teman Sekelas : Memberikan do’a dan semangat
- Walikota : Memberikan izin pembangunan
- BPOM : Mengecek kelayakan produk
- Masyarakat : Mendukung kelancaran usaha

4.  Untuk siapa atau target karya kreatif ini :
- Mahasiswi
- Remaja Putri
- Wanita Karir
- Ibu Rumah Tangga
- Pelajar Putri

  • Pres :
               1. Motivasi
Karena, kita melihat tingginya tingkat ke-stressan khususnya terhadap mahasiswi, wanita karir, pelajar putri dan konsumen lainnya. Maka itu, kami memiliki treatmen untuk sedikit menggurangi tingkat ke-stressan yang dialami mereka melalui spa ini.

2. Dampak Positif (+)
- Menghilangkan Stress
- Membuat otot tubuh lebih rilex
- Mengurangi rasa lelah di tubuh
- Membuat tubuh terasa segar
- Mengurangi pengangguran

3. Dampak Negatif(-)
- Cukup mengeluarkan uang yang tidak sedikit
- Membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan hasil yang baik
- Membuat Kecanduan

4. Cara Mengantisipasi kegagalan
- Selalu ridho dan ikhlas untuk menjalani usaha
- Mengutamakan kenyamanan dan kenikmatan konsumen
- Selalu memberikan produk-produk yang berkualitas tinggi
- Memberikan inovasi baru dalam treatmen agar konsumen tidak bosan

  • Langkah-Langkah pembuatan produk
- Mengumpulkan dana 
- Memilih lokasi yang strategis untuk dijadikan tempat usaha 
- Meminta izin kepada pemerintahan setempat 
- Membangun tempat usaha 
- Mencari pekerja yang professional 
- Mempromosikan tempat ini kepada semua orang baik melalu brosur, iklan dan media sosial.

Senin, 15 Juni 2015

POTENSI BAHASA ANAK

BAB 1
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
     Belajar adalah proses atau usaha yang dilakukan tiap individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan maupun sikap dan nilai yang positif sebagai pengalaman untuk mendapatkan sejumlah kesan dari bahan yang telah dipelajari. Sedangkan bahasa diartikan sebagai sebuah sistem lambang, berupa bunyi, bersifat arbitrer, produktif, dinamis, beragam dan manusiawi.
Dengan demikian, dapat kita ketahui bahwa manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan lingkungan hidupnya baik faktor biotik maupun faktor abiotik. Dengan kata lain manusia disebut dengan makhluk sosial (zoon politicon). Dalam hubungan antar individu atau makhluk hidup inilah, maka manusia membutuhkan media untuk untuk berkomunikasi antar yang satu dengan yang lainnya, dan media yang paling efektif dalam proses hubungan antar individu (interaksi) adalah Bahasa.

BAB 2
PEMBAHASAN
A    Proses Perkembangan Bahasa Anak
1.       Potensi Berbahasa Anak
Proses perkembangan bahasa anak tidak terlepas dari potensi yang sudah ada pada diri anak sejak ia di lahirkan. Yang mana potensi berbahasa individu ialah kemampuan yang masih terpendam yang dimiliki oleh setiap orang untuk menyampaikan informasi dalam berkomunikasi.
Chomsky dan Woolflok mengatakan bahwa anak dilahirkan ke dunia telah memiliki kapasitas berbahasa yang terus menerus mengalami perkembangan. Karena bahasa memiliki fungsi yang sangat signifikan bagi manusia diantaranya,   yaitu : Bahasa sebagai sarana pembangkit dan pembangun perhubungan yang mamperluas pikiran seseorang, sehingga kehidupan mental seorang individu menjadi bagian yang tak bisa terpisahkan dari kehidupan mental kelompok. Selain itu bahasa juga sebagai sarana untuk mempengaruhi kepribadian seseorang.
Bahkan menurut Deyster bahasa bagi manusia mamiliki tiga fungsi, yaitu :
1.      Bahasa sebagai alat untuk menyatakan isi jiwa seseorang.
2.      Bahasa sebagai perasaan (mempengaruhi orang lain).
3.      Bahasa sebagai alat untuk menyampaikan pendapat.
Begitu pentingnya suatu bahasa, maka sejalan dengan kehidupan sosial yang terus berkembang pesat, bahasa pun terus berkembang dengan pesat bahkan para ilmuwan memberikan perhatian khusus terhadap bahasa dengan cara menjadikan studi khusus terhadap bahasa.
2.      Lingkungan
Dalam proses perkembangan bahasa, meskipun anak sudah memiliki potensi untuk berbahasa, tetapi potensi itu tidak akan dapat tumbuh dan berkembang apabila tidak didukung oleh lingkungan. Jelas sekali dalam hal ini lingkungan merupakan faktor utama yang mendukung proses perkembangan bahasa anak. Ketika seorang anak dilahirkan, kemudian dia dibesarkan di dalam lingkungan sosial, berinteraksi dengan banyak orang maka potensi berbahasa anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik sejalan ddengan bertambahnya usia anak.
3. Masa Emas
 Agus Sujanto (1996: 26) membagi kemampuan perkembangan bahasa anak menjadi empat masa, yaitu:
1.      Masa Pertama (Umur 1,0-1,6)
Pada masa ini, kata-kata pertama yang di ucapakn oleh anak adalah kelanjutan dari meraban, yang didalamnya terdapat beberapa kata yang di ucapkan juga oleh anak dari bahasa apapun di dunia ini.
2.      Masa Kedua (Umur 1,6-2,0)
Pada masa ini, anak dengan kemampuannya, anak semakin banyak melihat sesuatu dan ingin mengetahui namanya. Oleh krena itu, ia selalu menanyakan nama di antara benda-benda yang kebetulan di temuinya.
3.      Masa Ketiga (Umur 2,0-2,6)
Pada masa ini, anak semakin tampak sempurna dalam menyusun kata-kata. Ia sudah menggunakan awalan dan akhiran, walaupun belum sempurna seperti yang di katakana orang dewasa.
4.      Masa Keempat (Umur 2,6 - Seterusnya)
Pada masa ini, rasa ingin tahu anak terhadap segala sesuatu semakin bertambah, sehingga pada masa ini anak sering bertanya. Kreativitas bertanya anak ini adalah suatu hal yang wajar dan harus kita tanggapi dengan penuh kearifan dan tidak boleh bersifat sinis, apalagi memarahinya. Dan semua itu tidak lain demi perkembangan pikiran dan memperkaya perbendaharaan bahasa anak.


Minggu, 14 Juni 2015


NAMA   : FIRMANSYAH
KELAS  : 1 PA10
NPM      : 14514296



   MAKALAH PSIKOLOGI UMUM 
POTENSI BELAJAR ANAK DAN BERBAHASA PADA ANAK ANAK



 


BAB 1
PENDAHULUAN

   A.    Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa kita sadari baik langsung maupun tidak, dan merupakan hal yang tidak dapat kita hindari, bahwa dalam kehidupan manusia di muka bumi ini tidak terlepas dari hubungan antar makhluk hidup baik dengan makhluk hidup sejenis maupun dengan lingkungan sekitar yang disebut dengan istilah interaksi.
Dengan demikian, dapat kita ketahui bahwa manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan lingkungan hidupnya baik faktor biotik maupun faktor abiotik. Dengan kata lain manusia disebut dengan makhluk sosial (zoon politicon). Dalam hubungan antar individu atau makhluk hidup inilah, maka manusia membutuhkan media untuk untuk berkomunikasi antar yang satu dengan yang lainnya, dan media yang paling efektif dalam proses hubungan antar individu (interaksi) adalah Bahasa.
Dengan melihat pada pentingnya bahasa dalam kehidupan sosial manusia,  maka banyak para ilmuwan dan para ahli menjadikan bahasa sebagai studi karena mereka memerlukan bahasa sekurang-kurangnya sebagai alat bantu untuk mengomunikasikan berbagai hal dalam kehidupan sosialnya. Karena tanpa bahasa, komunikasi tidak akan dapat dilakukan dengan baik dan interaksi sosial pun tidak akan pernah terjadi. Siapapun tidak akan dapat mengekspresikan diri untuk menyampaikan sesuatu kepada orang lain.
Maka berangkat dari pemikiran itulah penulis tertarik untuk mengangkat judul “Perkembangan Bahasa Anak” dalam sebuah karya ilmiah.

B.     Perumusan Masalah
1.       Bagaimanakah proses perkembangan bahasa anak bisa berlangsung ?
2.      Apakah ada faktor-faktor tertentu yang mampengaruhi perkembangan bahasa anak ?

C.    Dasar Pemikiran
Bahasa sebagai alat yang sangat penting dan diperlukan oleh manusia untuk menjalankan aktivitas hidupnya selaku makhluk sosial yang memerlukan orang lain sebagai mitra berkomunikasi. Sehingga pada dasarnya setiap anak memiliki potensi untuk berbahasa, yang mana potensi kebahasaan itu akan tumbuh dan berkembang jika fungsi lingkungan diperankan dengan baik.
Dengan demikin, jelas bahwa dalam proses perkembangan bahasa lingkungan sekitar sangat berpengaruh, terutama lingkungan keluarga yang dalam hal ini memiliki peranan yang sangat penting. Perolehan bahasa, pertama kali akan terjadi ketika seorang anak mengenal bahasa di lingkungan keluarga. Bahasa yang dikenal dan dikuasai oleh anak yang berasal dari keluarga inilah yang merupakan titik awal perkembangan bahasa anak.
Selain lingkungan keluarga, perkembangan bahasa anak ini terkait dengan perkembangan kognitif, yang berarti faktor intelek sangat berpengaruh dalam proses perkembangan berbahasa. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa, perkembangan bahasa anak ialah meningkatnya kemampuan penguasaan alat untuk berkomunikasi, baik secara lisan, tulisan, maupun dengan tanda-tanda atau isyarat. Dengan kata lain penguasaan  alat komunikasi di sini di artikan sebagai upaya seseorang untuk dapat memahami dan dipahami oleh orang lain.                

BAB II
PEMBAHASAN

             A.    Proses Perkembangan Bahasa Anak
1.       Potensi Berbahasa Anak
Proses perkembangan bahasa anak tidak terlepas dari potensi yang sudah ada pada diri anak sejak ia di lahirkan. Yang mana potensi berbahasa individu ialah kemampuan yang masih terpendam yang dimiliki oleh setiap orang untuk menyampaikan informasi dalam berkomunikasi.
Chomsky dan Woolflok mengatakan bahwa anak dilahirkan ke dunia telah memiliki kapasitas berbahasa yang terus menerus mengalami perkembangan. Karena bahasa memiliki fungsi yang sangat signifikan bagi manusia diantaranya,   yaitu : Bahasa sebagai sarana pembangkit dan pembangun perhubungan yang mamperluas pikiran seseorang, sehingga kehidupan mental seorang individu menjadi bagian yang tak bisa terpisahkan dari kehidupan mental kelompok. Selain itu bahasa juga sebagai sarana untuk mempengaruhi kepribadian seseorang.
Bahkan menurut Deyster bahasa bagi manusia mamiliki tiga fungsi, yaitu :
1.      Bahasa sebagai alat untuk menyatakan isi jiwa seseorang.
2.      Bahasa sebagai perasaan (mempengaruhi orang lain).
3.      Bahasa sebagai alat untuk menyampaikan pendapat.
Begitu pentingnya suatu bahasa, maka sejalan dengan kehidupan sosial yang terus berkembang pesat, bahasa pun terus berkembang dengan pesat bahkan para ilmuwan memberikan perhatian khusus terhadap bahasa dengan cara menjadikan studi khusus terhadap bahasa.

2.      Lingkungan
Dalam proses perkembangan bahasa, meskipun anak sudah memiliki potensi untuk berbahasa, tetapi potensi itu tidak akan dapat tumbuh dan berkembang apabila tidak didukung oleh lingkungan. Jelas sekali dalam hal ini lingkungan merupakan faktor utama yang mendukung proses perkembangan bahasa anak. Ketika seorang anak dilahirkan, kemudian dia dibesarkan di dalam lingkungan sosial, berinteraksi dengan banyak orang maka potensi berbahasa anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik sejalan ddengan bertambahnya usia anak.
Tetapi dalam kondisi tertentu, bila seorang anak dilahirkan, kemudian di besarkan oleh binatang tertentu dalam waktu yang cukup lama dan tidak pernah berinteraksi dengan manusia, maka dapat dipastikan potensi berbahasa anak akan hilang. Kasus penculikan bayi oleh orang utan yang pernah terjadi di Negara Uganda yang di beritakan oleh majalah intisati adalah data otentik dalam hal ini. Oleh karena itu, lingkungan secara signifikan mempengaruhi perkembangan potensi berbahasa anak.
3.      Perolehan Bahasa Anak
Selain potensi berbahasa dan limgkungan yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak, perolehan bahasa anak pun sangat berpengaruh dalam proses perkembangan bahasa anak. Berdasarkan tahap pemerolehannya, Chaer dan Agustina (2004 : 8) membagi perolehan bahasa anak menjadi dua macam, yaitu bahasa ibu (bahasa pertama) dan bahasa kedua (ketiga dan seterusnya). Yang di maksud dengan bahasa ibu atau bahasa pertama adalah satu system linguistik yang dipelajari pertama kali secara alamiah dari ibu atau keluarga yang memelihara seorang anak.
Bahasa ibu lazim juga disebut bahasa pertama, karena bahasa itulah yang pertama-tama dipelajari seorang anak. Kalau kemudian si anak mempelajari bahasa lain, yang bukan bahasa ibunya maka bahsa lain yang dipelajarinya itu disebut bahasa kedua. Andalkan si anak mempelajari bahasa yang lainnya lagi, maka bahasa yang terakhir dipelajari ini disebut bahasa ketiga. Begitu pula selanjutnya, ada kemungkinan si anak mempelajari bahasa ke empat, kelima dan seterusnya.
Dalam perkembanagan bahasa anak, bahasa kedua dan selanjutnya sering disebut bahasa asing. Disamping itu penamaan bahasa asing juga bersifat politis, yaitu bahasa yang digunakan oleh bangsa lain. Maka bahasa Malaysia, bahasa Arab, bahasa Inggris dan bahasa Cina adalah bahasa asing bagi bangsa Indonesia. Sebuah bahasa asing, bahasa yang bukan milik suatu bangsa (dalam arti kenegaraan) dapat menjadi bahasa kedua, kalau dipelajari setelah menguasai bahasa ibu. Bisa juga menjadi bahasa Negara kalau bahasa itu digunakan untuk menjalankan administrasi kenegaraan dan kegiatan kenegaraan lainnya. Sebuah bahasa asing dapat juga menjadi bahasa pertama bagi seorang anak kalau anak itu tercerabut dari bumi negaranya dan menggunakan bahasa itu sejak bayi.
           B.     Perkembangan Kemampuan Berbahasa Anak
             Perkembangan bahasa anak  pada dasarnya terbagi kedalam dua bagian, yaitu :
1.      Egocentric speech (terjadi ketika anak berbicra kepada dirinya sendiri/monolog). Egocentric speech ini berfngsi untuk mengembangkan kemampuan berpikir anak yang pada umumnya dilakukan oleh anak berusia 2-3 tahun.
2.      Socialized speech (terjadi ketika berlangsung kontak antara anak dengan temannya atau dengan lingkungannya). Perkembangan bahasa pada masa ini dibagi kedalam lima bentuk, yaitu:
a.       Adapted information (bertukar pikiran atau gagasan dan ada tujuan bersama yang dicari).
b.      Critism (penilaian anak terhadap ucapan atau tingkah laku orang lain).
c.       Command (perintah), threat (ancaman) dan Request (permintaan)
d.      Questions (petanyaan)
e.       Answer/jawaban, (Yusuf 2001)
Kemampuan berbahasa anak selalu mengalami perubahan dan perkembangan seiring dengan perkembangannya pada masa-masa tertentu. Dilihat dari segi pembagian fase perkembangan berbahasa yang di susun oleh Clara dan W. Stern, maka perkembangan pada masa bayi termasuk pada fase pertama yang meliputi stadium purwaka(meraban atau mengoceh), meniru suara atau bunyi yang di dengar walaupun tidak sempurna, dan stadium kalimat sepatah (pada akhir masa bayi, dia mengucapakan hanya satu kata saja tetapimaksudnya adalah satu kalimat yang mengandung permintaan). Dengan demikian perkembangan kemampuan berbahasa anak dapat dapat dilihat dari berbagai aspek, salasatu diantaranya yaitu faktor/aspek usia. Dengan demikian Agus Sujanto (1996: 26) membagi kemampuan perkembangan bahasa anak menjadi empat masa, yaitu:
1.      Masa Pertama (Umur 1,0-1,6)
Pada masa ini, kata-kata pertama yang di ucapakn oleh anak adalah kelanjutan dari meraban, yang didalamnya terdapat beberapa kata yang di ucapkan juga oleh anak dari bahasa apapun di dunia ini.
2.      Masa Kedua (Umur 1,6-2,0)
Pada masa ini, anak dengan kemampuannya, anak semakin banyak melihat sesuatu dan ingin mengetahui namanya. Oleh krena itu, ia selalu menanyakan nama di antara benda-benda yang kebetulan di temuinya.
3.      Masa Ketiga (Umur 2,0-2,6)
Pada masa ini, anak semakin tampak sempurna dalam menyusun kata-kata. Ia sudah menggunakan awalan dan akhiran, walaupun belum sempurna seperti yang di katakana orang dewasa.
4.      Masa Keempat (Umur 2,6 - Seterusnya)
Pada masa ini, rasa ingin tahu anak terhadap segala sesuatu semakin bertambah, sehingga pada masa ini anak sering bertanya. Kreativitas bertanya anak ini adalah suatu hal yang wajar dan harus kita tanggapi dengan penuh kearifan dan tidak boleh bersifat sinis, apalagi memarahinya. Dan semua itu tidak lain demi perkembangan pikiran dan memperkaya perbendaharaan bahasa anak.
Berdasarkan pandangan linguistic ada juga ahli psikologi yang mengklasifikasikan perkembangan bahasa anak sebagai berikut:
1.      Permulaan Bicara
Suara pertama yang dikeluarkan oleh anak adalah jerit tangis pada waktu di lahirkan. Tangis bukan suatu gejala yang berdiri sendiri, melainkan suatu tingkah laku refleks terhadap sesuatu karena di satu pihak menunjukan keadaan tidak nyaman. Menurut Van Ginneken, suara-suara yang dikeluarkan oleh anak adalah huruf-huruf vocal, dan tangis menurutnya terletak pada dasar vokalisasi.
2.      Kalimat Satu Kata dan Kalimat Dua Kata
Satu kata yang di ucapkan oleh anak harus dianggap sebagai satu kalimat penuh. Hal ini berarti anak dalam kalimat satu atau dua kata sudah mampu untuk menyampaikan maksudnya meskipun dengan alat sintaksis yang masih terbatas.
3.      Kalimat Tiga Kata
Dari kalimat dua kata berkembanglah lambat laun kalimat tiga kata yang dalam arti structural mula-mula masih mirip dengan kalimat dua kata.
Perubahan ini terjadi kurang lebih antara bulan ke-24 dan bulan ke-30. Meskipun mula-mula masih mirip dengan bentuk kalimat dua kata secara structural, namun segera terjadi diferensiasi dalam kelompok kata-kata yang di masukkan dalam klasifikasi baru. Dengan kata lain anak mengatur kembali kata-kata dalam bahasanya.

BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Dari pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa proses perkembanagan bahasa anak dapat berlangsung dengan baik, apabila di dukung oleh beberapa faktor diataranya perolehan bahasa anak, keluarga, dan tidak kalah pentingnya yaitu faktor usia (umur anak). Selain itu ada juga faktor-faktor lain yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak,diantaranya yaitu:   
1.      Penguasaan bahasa anak berkembang menurut hokum alami (karena bakat, kodrat, dan ritme perkembangan yang alami) dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan;
2.      Kemajuan penguasaan bahasa oleh anak berlangsung sedikit demi sedikit dan perlahan-lahan sekali yang disebabkan oleh bunyi huruf mati yang sulit dilafalkan dengan tepat dan baik;
3.      Perkembangan bahasa pada anak didorong oleh hasrat ingin berkomunikasi dengan orang lain dan untuk memahami dunia sekitar, anak bercakap-cakap sambil melatih fungsi bicaranya;
4.      Besar kecilnya perbendaharaan bahasa anak sangat bergantung pada lingkungan sekitar, budaya, keluarga, dan sekolah.
B.     Saran
Dalam penyusunan makalah ini penulis menyarankan kepada segenap komponen masyarakat, terutama bagi para orang tua yang memiliki anak agar memberikan pengajaran bahasa yang baik terhadap anak melalui lingkungan, budaya, agama, nilai dan norma yang baik dalam masyarakat.



DAFTAR PUSTAKA

Djamarah, Syaeful Bahri. 2000. Psikologi Belajar Edisi II. Jakarta: Rineka Cipta
Dalyono,  M. 1997. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Abror, Abdu. Rachman. 1993. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya
https://draft.blogger.com/blogger.g?blogID=1211392708349637882#editor/src=sidebar